Beranda > Seputar Cimahi > PEMKOT CIMAHI ANTISIPASI LEDAKAN PENDUDUK USAI LEBARAN

PEMKOT CIMAHI ANTISIPASI LEDAKAN PENDUDUK USAI LEBARAN


Wali Kota Cimahi Itoc Tochija mengimbau kepada warga Cimahi untuk tidak mengajak saudaranya yang belum mendapatkan pekerjaan datang ke Kota Cimahi, ini untuk mengurangi banyaknya jumlah pengangguran di Kota Cimahi dan padatnya jumlah penduduk. “Makanya, usai Lebaran kita akan tingkatkan operasi yustisi kepada warga yang ada di Cimahi. Bagi mereka pendatang yang tidak memiliki KTP Cimahi dan tidak mendapatkan pekerjaan kita harapkan mereka tidak ke Cimahi untuk mengurangi beban kota,” kata Itoc Tochija kepada wartawan, Selasa.

Itoc menyatakan, jika pihaknya akan melakukan pengawasan terhadap sejumlah rumah sewaan, serta menolak para pendatang yang mengganggur. Hal tersebut dilakukan guna mengurangi jumlah kepadatan penduduk serta menekan angka pengangguran. Dikatakan Itoc, kebijakan tersebut akan segera dirumuskan bersama dinas terkait, seperti Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil, Sosial, dan Tenaga Kerja (Disdukpencapilsosnaker). Upaya itu diharapkan dapat segera terealisasi, bahkan diharapkannya, pendatang yang memaksa singgah, jangan terlalu lama menganggur. “Kita harapkan pendatang tidak menganggur dan investor pun menyediakan lapangan pekerjaan bagi mereka. Karena hal tersebut akan membantu memajukan Kota Cimahi,” ujar Itoc.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengawasan, Pelatihan, Penempatan Tenaga Kerja, dan Transmigrasi pada Disdukpencapilsosnaker Kota Cimahi Dani Bastian mengatakan, di bidang kependudukan ada pengaturan bagi penduduk pendatang dalam Perda No. 22/2003. Mereka yang datang harus memiliki Kartu Identitas Penduduk Musiman (Kipem), khususnya penduduk yang tidak akan menetap. “Selama ini bagi pendatang yang menganggur masih bisa kita tangani dengan ‘job fair’. Tapi, kita harapkan mereka bisa mendapatkan pekerjaan sebelumnya dan mempunyai skill mumpuni,” ujarnya.

Untuk masalah pengawasan, katanya, biasanya dilakukan dengan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cimahi. “Kita pasti akan tingkatkan pendataan kependudukan dan saat ini memang benar kondisi jumlah penduduk yang menganggur sudah meningkat tajam, hingga Agustus 2010 tercatat 43.261 orang. Jumlah itu tergolong cukup tinggi untuk sebuah kota kecil dengan penduduk 581.686 jiwa. Sedangkan tahun 2009 kurang lebih 42 ribu penduduk Kota Cimahi tidak memiliki pekerjaan,” katanya.

Sumber : ANTARA

  1. 22 Agustus 2011 pukul 23:58

    waspadalah, utamakan warga pribumi, yang semain lama semakin sempit dan padedet, siapa yang akan bertanggung jawab bila sungai cimahi mulai tertimbun sampah?siapa yang akan peduli bila air yang dulu subur kini hanya mengandalkan sumur resapan yang klw solokan ada airnya, sumur baru bs penuh, klw selokan kering sumur ikut kering oooooooh cimahiku.hareudaaaaaaang

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: