Sejarah

Pada awalnya Citeureup merupakan bagian dari wilayah yang disebut sebagai Cilokotot atau cikal bakal Cimahi sekarang. Sejarah kelurahan Citeureup sendiri dapat dirunut pada saat Citeureup masih berbentuk wilayah otonom setingkat dusun. Perubahan rezim, mulai kolonial Belanda, Jepang, Orde Lama, Orde Baru hingga reformasi turut mewarnai nama dan bentuk pemerintahan Citeureup. Mulai dari dusun, desa, hingga berubah status menjadi Kelurahan pada tanggal 27 Mei 1981 seiring pemberlakuan UU nomor 5 tahun 1979 tentang Pemerintahan Desa.

Seiring dengan terbitnya UU nomor 9 tahun 2001 sebagai dasar legal formal berdirinya Kota Cimahi sebagai daerah otonom yang terpisah dari daerah induk (Kabupaten Bandung), pada tahun 2001 Kelurahan Citeureup menjadi satu dari 15 Kelurahan yang berada di bawah Pemerintahan Kota Cimahi, dan secara administratif berada di bawah Kecamatan Cimahi Utara yang diatur berdasarkan Perda nomor 2 Tahun 2003 dan lima tahun kemudian diperbaharui menjadi Perda nomor 11 tahun 2008 tentang Kecamatan dan Kelurahan.

Dari tahun 1918 sampai saat ini, Citeureup telah dipimpin oleh 22 orang Kepala Desa/Kelurahan sebagaimana terlihat pada tabel berikut ini:

Daftar Nama Kepala Desa/Lurah Kelurahan Citeureup

No

Nama Tahun

Status

Pemerintahan

1 Musin –    1918 Desa
2 Nurhadi 1918-1920 Desa
3 Wiradiredja 1920-1932 Desa
4 Djajadipradja 1932-1934 Desa
5 Wiraatmadja 1934-1941 Desa
6 Djajadipradja 1941-1945 Desa
7 Usup 1945-1946 Desa
8 Sukatma 1946-1949 Desa
9 Usup 1949-1950 Desa
10 Ipik 1950-1951 Desa
11 Somawinata 1951-1952 Desa
12 Upit 1952-1960 Desa
13 Rachmat 1960-1965 Desa
14 U. Mami 1965-1967 Desa
15 Dimyati 1967-1968 Desa
16 E. Sunarya 1968-1979 Desa
17 E. Sunarya 1979-1995 Kelurahan
18 Eddy Kurnaeni 1995-2001 Kelurahan
19 Taryat 2001-2010 Kelurahan
20 Ustaman, S.Sos 2011-2012 Kelurahan
21 Hamdani, BA 2011 – 2012 Kelurahan
22 Ustaman, S.Sos 2012 –September 2015 Kelurahan
23 Cepi Rustiawan, S.Pd September 2015 – … Kelurahan
Iklan